gambar kaos polos

Jenis Jenis Teknik Sablon Untuk Desain Kaos Polos

Berkecimpung di dunia fashion memang terkadang sangat menyenangkan, terlebih dunia fashion selalu berkembang dengan cepat dan juga selalu berubah. Perubahan dan perkembangan ini sendiri menjadi salah satu hal yang dapat dikatakan sebuah tantangan bagi para pecinta fashion. Dunia fashion sendiri banyak sekali jenisnya di mana hal ini selalu disediakan mengikuti selera para masyarakat yang bermacam-macam. Salah satu jenis fashion yang tidak akan ada habisnya adalah sebuah kaos. Kaos merupakan salah satu baju yang dapat digunakan oleh berbagai umur dan juga segala profesi. Kaos sendiri dulu hanya dijadikan sebagai salah satu baju yang memiliki kesan santai dan juga sangat nyaman untuk digunakan sehari-hari. Kebanyakan desain yang ada pada kaos ini menggunakan teknik sablon. Sablon merupakan salah satu bentuk dari sebuah teknik printing yang biasanya digunakan untuk menempelkan desain pada baju, plastik, dan bahan lainnya. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa teknik sablon yang dapat digunakan untuk gambar kaos polos.

Jenis Teknik Sablon Desain Kaos Polos Dan Perbedaannya

Untuk dapat memberikan gambar kaos polos sendiri ada beberapa teknik sablon atau cetak yang dapat dipilih, di mana pada semua teknik ini sendiri memiliki perbedaan yang signifikan dan juga memiliki keuntungan masing-masing. Sablon sendiri dibagi menjadi dua teknik di mana dalam kedua teknik tersebut dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Di bawah ini adalah penjelasan teknik sablon yang harus diketahui :

  • Sablon Press

Sablon press ini sendiri sering disamakan dengan sablon polyflex, di mana pada kenyataannya kedua teknik tersebut sangatlah berbeda. Sablon press ini sendiri biasa dikenal dengan gesut dan merupakan teknik sablon yang paling tua. Proses pada sablon press sendiri adalah dengan menggunakan tekanan pada tinta di atas screen, di mana pada proses ini sendiri bertujuan untuk mengeluarkan tinta dari atas screen dan membuat tinta masuk ke dalam serat kain. Sablon press ini sendiri dibagi menjadi dua teknik lagi, berikut ini adalah penjelasannya :

  • Sablon Manual

Sablon manual sendiri merupakan salah satu teknik sablon yang sering dipilih untuk mencetak gambar kaos polos. Sablon manual adalah teknik sablon yang paling pertama dikenal dalam masalah penyablonan ini. Sablon manual ini sendiri mempunyai kelemahan di mana prosesnya membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang besar. Terlebih lagi pada setiap gesutan akan menghasilkan tekanan yang berbeda dan membuat hasil sablon mempunyai ketebalan yang berbeda-beda. Oleh karena itu hasil sablon bergantung dari tukang gesutnya. Akan tetapi sablon manual ini sendiri terkenal dengan harganya yang murah sehingga masih dapat memenangkan pasaran dalam dunia sablon, terlebih lagi hasil sablon manual sendiri terkenal dengan keawetannya.

Baca Juga :

  • Sablon Otomatis

Jika dilihat secara dasar, sablon otomatis sendiri memiliki cara yang sama dengan sablon manual dalam mencetak gambar kaos polos ini. Akan tetapi hal yang membedakan adalah tenaga yang digunakan untuk melakukan press atau gesut diganti dengan mesin. Keuntungan dari sablon otomatis ini sendiri adalah dapat mengatur tekanan gesut dalam membuat semua hasilnya akan terlihat lebih rapi dan juga ketebalan sablonnya sama. Selain itu, karena menggunakan mesin tentu saja proses penyablonan akan berjalan dengan cepat dan tidak memakan waktu dan tenaga yang banyak. Hanya saja harga mesin untuk sablon otomatis ini sendiri masuk dalam kategori sangat mahal, sehingga tidak semua produsen sablon kaos memiliki mesin ini. Mesin untuk sablon ini sendiri sering kali ditemukan di pabrik-pabrik koneveksi besar.

  • Sablon Digital

Teknik sablon yang selanjutnya adalah sablon digital. Pada sablon digital ini sendiri tidak menggunakan screen yang biasanya ditemukan pada sablon press. Sablon dengan teknik ini sendiri mengganti screen dengan menggunakan alat print atau cutter. Biasanya orang yang membuat sablon digital ini adalah orang yang lebih senang duduk di depan komputer dari pada berurusan dengan tinta dan juga alat screen. Pada saat ini sendiri sablon digital dibagi dalam 3 jenis teknik yang dapat digunakan, berikut ini adalah tekniknya :

  • Sablon Polyflex

Sablon digital untuk menempelkan gambar kaos polos yang pertama adalah Polyflex. Polyflex ini sendiri adalah sebuah teknik di mana sablon ditempelkan seperti sebuah sticker. Cara membuatnya pun dapat dikatakan sangat mudah, yang pertama adalah menggunting bahan vinyl yang sudah tercetak desain kaos dan menempelkannya pada transfer paper. Ya, memang sablon ini sendiri menggunakan vinyl sebagai dasar pembuatan sablonnya. Setelah bahan tersebut tertempel pada transfer paper, hal selanjutnya adalah menempelkannya pada kain lalu dipanasi dengan menggunakan heat press. Jika bahan sudah menempel dengan erat, selanjutnya adalah mencabut transfer paper dengan perlahan. Teknik ini sendiri sering digunakan dalam produksi jersey bola sehingga para customer dapat menempelkan sendiri nomor dan namanya. Hasil dari teknik sablon polyflex ini sendiri dapat dikatakan awet walaupun sangat sulit pada saat disetrika.

  • Sablon Dye-Sublimation

Sablon ini sendiri dapat dikatakan sama-sama menggunakan transfer paper seperti polyflex, namun yang membedakan adalah transfer paper ini dicetak dan ditempelkan langsung ke kain yang akan disablon. Setelah ditempelkan, transfer paper ini sendiri akan dipanaskan dengan heat press dan tinta yang ada pada transfer paper akan menempel pada kain. Namun teknik ini mempunyai kualitas yang lebih rendah dibandingkan dengan sablon polyflex.

  • Sablon Direct-To-Garment

Sablon digital selanjutnya untuk menempelkan gambar gambar kaos polos adalah Sablon Direct-To-Garment yang prinsipnya sama seperti teknik sebelumnya hanya saja tidak menggunakan transfer paper. Pada sablon ini sendiri desain akan dicetak langsung pada kain yang digunakan untuk mencetak desain dan biasanya menggunakan mesin print yang memang khusus untuk mencetak pada kain. Kelebihan dari sablon ini sendiri adalah dapat mencetak foto dengan resolusi yang sangat tinggi dengan hasil yang memuaskan. Hanya saja, sablon ini terbilang mempunyai harga yang lebih mahal pada setiap piece kaos yang dicetak.

Jenis Bahan Sablon Untuk Desain T-shirts

Melihat gambar kaos polos di atas tentu saja tidak cukup, jika memang ingin membuat desain serupa desain kaos yang sudah disebutkan Anda harus memahami jenis sablon yang cocok untuk desain tersebut. Di bawah ini adalah beberapa jenis sablon yang perlu Anda ketahui :

1.Sablon Plastisol

Jenis sablon yang pertama adalah Plastisol. Plastisol sendiri dibagi menjadi 3 jenis lagi yaitu plastisol shimmer, standar dan raster. Bahan sablon plastisol ini adalah jenis sablon oil based atau minyak. Bahan plastisol ini cukup tebal dan terasa sekali unsur karetnya, di mana berbeda dengan sablon jenis rubber.

2. Sablon High Density

Jenis sablon selanjutnya adalah sablon high density. Sablon ini sendiri biasanya akan memberikan sebuah efek 3D pada desain kaos. Permukaan karet pada bahan ini akan terasa timbul pada saat disentuh dan juga sangat kuat. Sablon ini sendiri tinta pertamanya menggunakan transprant ink atau Straight up gloss lalu ditambahan dengan bahan polistel dengan warna yang diinginkan. Jenis sablon ini sendiri biasanya digunakan untuk desain pada topi dan untuk kaos sendiri lebih bagus jika desainnya adalah typography.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.