Arsip Kategori: Sablon DTG

Jenis Sablon DTG (Direct To Garment)

Perbedaan Sablon Manual dan DTG

Perbedaan sablon manual dan dtg

Sablon merupakan sebuah teknik mencetak diatas media seperti plastik, kaos, kaca, kayu dan lain sebagainya menggunakan media yang disebut screen. Screen berfungsi untuk memberikan pola dan warna yang akan dituangkan ke media yang diinginkan. Beberapa keunggulan dari teknik sablon yaitu hasilnya yang relatif stabil dan dapat mencetak dalam jumlah banyak dengan waktu singkat sekaligus. Menyablon sekilas memang terlihat mudah, namun tidak dengan prakteknya yang ternyata memiliki banyak cara seperti sablon manual dan DTG.

Berikut akan kami bahas mengenai perbedaan sablon manual dan DTG.

Sablon Manual

Sablon manual merupakan teknik yang masih sangat populer hingga saat ini. Hasil yang didapatkan dari jenis sablon ini juga diakui sebagai hasil yang terbaik dibandingkan dengan teknik lainnya. Untuk ketahanan dari sablon manual juga terbilang tinggi, karena akan bertahan lebih lama dibanding dengan teknik sablon lain* (*tergantung dari skill masing-masing penyablon). Untuk harga dari sablon ini juga terbilang lebih ekonomis hingga cocok digunakan untuk pembuatan dalam jumlah yang banyak. Untuk jenis dari teknik ini sendiri juga terbilang cukup banyak, beberapa diantaranya yaitu pigmen, rubber, glow in the dark, dan lainnya. 

Namun, dibalik semua keunggulan diatas, pastinya ada juga kekurangan dari teknik ini. Beberapa diantaranya adalah pekerjaan menyablon harus dilakukan oleh individu secara manual, warna yang bisa digunakan untuk sablon manual juga terbilang terbatas. Penyablon harus mencampur sendiri warna yang diinginkan jika ingin sesuai dengan permintaan customer. Untuk kekurangan lain biasanya penyablon akan menetapkan minimal pembelian untuk customer. Hal ini dikarenakan pembuatan desain untuk screen terbatas sehingga lebih baik untuk digunakan langsung dalam jumlah yang banyak.

Sablon DTG

Teknik sablon DTG (Direct to Garment)  merupakan cara menyablon menggunakan mesin printer yang mencetak langsung ke kaos. Karena menggunakan printer khusus, maka tinta yang digunakan juga merupakan tinta khusus untuk bahan tekstil. Jika menggunakan teknik DTG, warna yang didapatkan akan lebih beragam, tidak seperti sablon manual yang hanya terbatas untuk pewarnaan. Waktu yang dibutuhkan untuk pencetakan sablon juga terbilang cukup cepat. Sebuah printer bisa langsung mencetak hingga puluhan kaos dalam sekali kurun waktu. Desain yang dimunculkan juga bisa beragam, tidak seperti sablon manual yang harus mencetak desainnya dulu diatas screen.

Untuk kekurangan dari teknik ini yaitu ketahanan sablon yang kurang awet dibandingkan dengan sablon manual dikarenakan tinta yang digunakan juga merupakan tinta khusus. Kekurangan selanjutnya adalah kurangnya kemampuan mesin dalam pengerjaan, biasanya 1 mesin hanya bisa mengerjakan 1 kaos dalam waktu 25 menit, jadi jika customer membutuhkan hasil yang cepat, maka teknik ini kurang disarankan.

Itulah beberapa perbedaan dari teknik sablon manual dan DTG. Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangannya, Anda bisa langsung menentukan teknik mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Di Andalas, kami menyediakan jasa sablon manual dan DTG. Jika ingin berkonsultasi langsung, silahkan email kami di andalasclothing@gmail.com. Semoga informasi diatas bermanfaat ya!