Arsip Tag: sablon kaos satuan

Sablon Kaos DTG Kompas, Design Keren untuk Identitas Team yang Solid

Kaos merupakan salah satu jenis pakaian yang banyak digunakan untuk aktivitas sehari-hari.  Dengan bahan yang cenderung fleksibel, kaos cukup nyaman untuk berbagai kegiatan baik indoor maupun outdoor.  Kaos juga banyak digunakan oleh komunitas sebagai seragam karena bisa dibuat sesuai design yang diinginkan.  Seperti pada sablon kaos DTG Kompas yang digunakan untuk keperluan team sirkulasi Kompas Gramedia.

Kompas merupakan surat kabar yang terbit pertama kali di tahun 1965, tepatnya pada tanggal 28 Juni.  Pada awalnya, Kompas terbit sebagai koran mingguan yang terdiri dari 8 halaman.  Dan dalam kurun waktu sekitar 2 tahun, Kompas telah berkembang menjadi surat kabar harian dengan oplah mencapai 30.650 eksemplar.

Saat ini koran Kompas diterbitkan oleh PT. Kompas Media Nusantara yang merupakan bagian dari Kompas Gramedia (KG).  Untuk mendistribusikan Harian Kompas hingga sampai kepada konsumen, perusahaan ini menggunakan sistem perantara atau keagenan.  Untuk saat ini sirkulasi Kompas berada di bawah naungan PT. Sirkulasi Kompas Gramedia (SKG) yang merupakan penggabungan dari seluruh Departemen Sirkulasi atau Distribusi media di Kompas Gramedia.

Sebagai team sirkulasi Kompas, SKG menyediakan layanan dan solusi terbaik bagi penerbit untuk mendistribusikan produk yang dihasilkan sehingga sampai ke konsumen secara langsung atau melalui outlet ritel modern yang biasa dikunjungi oleh konsumen.  Dalam hal ini SKG menggunakan jalur tradisional market dan modern market untuk menjamin produk sampai ke tangan konsumen secara efektif.

Sebagai bagian dari perusahaan besar, team sirkulasi Kompas membutuhkan kaos seragam yang bisa menjadi identitas team.  Dalam hal ini, produk kaos yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah team.  Sebagai solusinya, produksi kaos dalam skala kecil atau satuan seperti pada team sirkulasi Kompas bisa menggunakan sablon kaos DTG karena lebih efektif dan esfisien.

Sablon DTG atau Direct to Garment merupakan jenis sablon dengan metode tinta langsung ke kain melalui proses pre-treatment dan diakhiri dengan proses heatpress.  Hasil sablon dari teknik sablon DTG sangat bagus dan berkualitas dengan komposisi warna yang tajam.  Selain itu, penggunaan tinta khusus garment pada sablon DTG juga membuat warna sablon lebih awet dan tahan lama.

Keunggulan lain dari sablon DTG adalah proses pengerjaan yang relatif cepat, dimana satu item kaos hanya butuh waktu sekitar 10 menit.  Hasil sablon mampu meresap sempurna ke dalam serat kain sehingga terasa lembut di tangan.  Jenis sablon ini juga sangat direkomendasikan untuk mencetak berbagai design yang rumit seperti foto dan gambar lainnya dengan hasil cetak sempurna dan detail.

Sablon DTG juga bisa digunakan untuk mencetak design tanpa ada batasan warna dan jumlah sehingga efektif untuk mencetak kaos secara satuan dengan design yang berbeda.

Keunggulan Sablon Kaos DTG untuk Membuat Kaos Merchandise Kampus, Tampil Keren dengan Design Variatif

Kaos merchandise kampus menjadi salah satu kebutuhan penting yang digunakan untuk berbagai kegiatan, baik kegiatan internal di kampus maupun di luar kampus.  Dengan kaos merchandise, identitas kampus menjadi lebih mudah untuk dikenali sehingga cukup efektif untuk membedakannya dengan kampus lain.  Terutama ketika mengikuti event di luar kampus yang juga diikuti oleh kampus lainnya.  Dengan membawa nama kampus yang dibanggakan, tentu saja pembuatan kaos merchandise tidak boleh sembarangan, kualitas bahan kaos dan jenis sablon menjadi pertimbangan penting agar kaos yang dihasilkan memiliki kualitas yang bisa diandalkan.

Untuk hasil akhir kaos yang berkualitas, kami senantiasa menggunakan bahan kaos yang bermutu dengan aplikasi sablon yang juga berkualitas.  Untuk kebutuhan kaos satuan, kami mengandalkan teknik sablon kaos DTG (Direct to Garment) printing yang lebih efektif dan efisien namun mampu memberikan hasil akhir yang maksimal.  Untuk lebih jelsanya, berikut ini adalah beberapa keunggulan sablon kaos DTG untuk membuat kaos merchandise kampus:

  • Menggunakan mesin sablon yang mengkombinasikan teknologi Head Printer tipe Piezo dengan tinta khusus tekstil.
  • Bisa digunakan untuk mencetak berbagai macam design gambar maupun foto langsung pada kaos jadi berbahan cotton combed maupun cotton carded dengan resolusi tinggi dan detail.
  • Jenis sablon DTG juga bisa digunakan untuk keperluan sablon lainnya di atas kain handuk, satin, TC bahkan media lainnya seperti kayu.
  • Dengan sablon DTG produksi kaos bisa lebih fleksibel, karena bisa memproduksi kaos secara satuan dengan design yang sangat variatif tanpa ada batasan warna.
  • Dengan mesin sablon DTG, proses pengerjaan bisa lebih cepat karena untuk 1 item kaos hanya butuh waktu sekitar 10 menit saja.
  • Dengan tinta khusus tekstil yang berkualitas, hasil sablon lebih awet dan tahan lama meskipun telah dicuci berulangkali.
  • Tinta sablon mampu meresap ke dalam serat kain secara merata sehingga lebih soft feel dengan warna tajam yang sempurna.
  • Lebih praktis karena tidak memerlukan transfer paper seperti pada teknik sablon digital.

Salah satu contoh keunggulan sablon kaos DTG bisa dilihat dari kaos merchandise kampus untuk Universitas Indonesia yang telah kami produksi.  Dengan menggunakan bahan cotton combed 20s yang berkualitas, hasil sablon terlihat meresap sempurna dengan paduan warna yang cukup kontras.  Penggunaan kaos polos raglan dengan model 3/4 pada kaos merchandise kampus UI ini mampu memberikan kesan yang lebih stylist dan sporty sehingga sangat cocok untuk berbagai kegiatan kampus.  Ditambah dengan paduan warna yang cukup klasik menjadikan tampilan kaos merchandise ini semakin terlihat simpel namun tetap berkelas.

Untuk design tulisan yang diaplikasikan pada kaos, identitas kampus terlihat sangat informatif sehingga lebih mudah untuk dikenali.  Design simpel di bagian depan sudah cukup untuk menginformasikan identitas kampus yang dibanggakan.   Sementara pada bagian belakang, design tulisan yang cukup besar menjadi sebuah penegasan akan identitas kampus yang ingin ditunjukkan.

Keunggulan sablon kaos DTG untuk pembuatan kaos merchandise kampus bisa menjadi pertimbangan bagi Anda yang ingin membuat kaos sejenis dengan design yang bervariasi.  Tidak adanya batasan design maupun warna pada jenis sablon ini tentu akan memberikan kebebasan bagi Anda untuk membuat design unik dengan warna menarik yang diinginkan.  Dengan membuat kaos secara satuan menggunakan teknik sablon DTG, penampilan Anda akan lebih ekslusive dan berkelas.

SABLON KAOS SATUAN ANDALAS CLOTHING

Sablon Kaos Andalas adalah jasa sablon kaos satuan. Kami menerima pembuatan kaos baik satuan maupun lusinan. Dalam mencetak sablon kaos kami didukung tenaga terampil yang berpengalaman dalam menerapkan teknik sablon baik manual, digital, maupun cetak kaos DTG.

Kualitas sablon kami sudah terbukti. Hasil sablon kami sudah diuji dengan melakukan tes cuci berkali-kali, dan terbukti keawetan dan kekuatan hasil sablonnya.

Pilihan kaos polos kami sangat bervariasi. Tersedia lebih dari 35 warna pilihan kaos untuk design anda. Selain itu, banyak pilihan model kaos. Mulai dari standard round neck, vneck, raglan, polo, lengan panjang, bahkan kaos cewek. Jadi, anda bisa leluasa berkarya dengan design anda, dengan kaos polos kami sebagai kanvasnya.

Tidak ada minimal order untuk pemesanan, artinya, cetak satu pun bisa. Sablon kaos satuan sangat cocok untuk anda yang baru merintis distro clothing atau usaha kaos. Cocok juga untuk yang punya acara khusus dan memerlukan kaos dengan design khusus, dan tentunya cocok buat para artis dan musisi yang ingin tampil beda di panggung. Tak bisa dipungkiri, kaos memang bagian dari aksi.

Kami percaya bahwa” ordinary t-shirt is just too damn boring…” oleh karena itu buat yang berjiwa asik dan kreatif, kenapa tidak membuat kaos dengan design sendiri saja ? hasilnya lebih menarik dan tentu memakainya lebih puas.

Kami terinspirasi dari ekspresi dan energi para rockstar yang kreatif dan berani untuk menciptakan design dan memakai kaos dengan design sendiri. Kami sendiri adalah penggemar musik rock sampai mati. Kami memuja para dewa rock n roll seperti The Rolling Stones, The Beatles, Jimi Hendrix, Eric Clapton, Bob Dylan, Jim Morrison, Bob Marley, sampai Kurt Cobain. Mereka adalah inspirasi kami. Tidak perlu menjadi rockstar untuk membuat kaos dengan design sendiri. Kita semua juga bisa, karena bagaimanapun tidak bisa dipungkiri bahwa “There is always a little rockstar inside everybody… including you ...”

Have a rockin day…

Perbandingan printer DTG lokal VS Import Untuk Sablon Kaos Satuan

DTG adalah sebuah teknologi baru dalam dunia printing yang dapat mencetak gambar atau sablon kaos satuan. Printer DTG ini sangat menjanjikan sebagai pilihan usaha di era modern saat ini. Indonesia sendiri masih cukup jarang yang menggunakan dan mempromosikannya. Hal ini dikarenakan harga yang cukup mahal apalagi bagi seorang pemula dalam dunia bisnis printing kaos. Para pelaku usaha sablon kaos atau cetak kaos pun masih sedikit yang memakai printer ini jika dibandingkan dengan sablon kaos manual.

Saat ini ada dua jenis printer DTG yang beredar di pasaran, yaitu DTG import seperti Anajet, Kiosk, dan Viper dari DTGDIGITAL, serta DTG lokal yang merupakan modifikasi dari printer EPSON.

Perbedaan yang lokal dan yang import

Letak perbedaan dari DTG lokal dengan versi import adalah :

System sirkuit

Pada printer DTG import, mempunyai panel tambahan yang didukung dengan kerja mesin yang bagus. Yakni mirip dengan mesin dengan sistem hidrolik, penggerak tatakan, tombol panel otomatis, sensor otomatis dan mempunyai software tertentu dengan tingkat sensor read serta personal sistemnya tidak biasa. Sistem sirkuit lokalnya mengikuti unit mesin yang asli namun telah dimodifikasi.

Body mesin

Sebagian besar untuk bodi mesin printer DTG import biasanya sudah sistem pabrikan. Sehingga antara unit satu dan lainnya memiliki tingkat presisi yang sama. Sedangkan untuk bodi mesin pada printer DTG lokal biasanya cenderung masih kualitas home industry. Ada yang memakai aluclat, besi plat sistem las, acrilick dan juga ada yang menggunakan multyplex. Masih dikerjakan dengan tangan namun pada printer DTG import telah dibuat oleh mesin pabrik.

Supply Tinta

Pada printer DTG import harus menggunakan cadtrige asli yang seharusnya tidak bisa di-isi ulang. Hal ini membuat biaya tinta jadi relative lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya printer DTG lokal.

Service dan spareparts

 Pada printer DTG import service dan sparepart lebih sulit didapatkan khususnya jika printer DTG kita sedang menghadapi masalah. Hal ini disebabkan oleh masih minimnya distributor resmi atau service center resmi dari printer DTG impor. Untuk printer DTG lokal, service dan sparepart lebih mudah karena berbasis printer kertas yang banyak beredar di pasaran.

Secara umum, prinsip dasar dari unit kerja mesin cetak kaos baik itu yang lokal maupun yang import sama saja. Namun bagi yang masih awam biasanya akan memilih printer DTG lokal karena harga yang dibandrol memang lebih murah. Sehingga secara bisnis bisa membuat modal cepat balik.  Saat ini sudah mulai banyak bengkel print di Indonesia yang memproduksi printer DTG seperti Hobby Print, Hygmatic, atau Bengkel Print.

Demikianlah beberapa hal mengenai printer DTG baik yang lokal maupun yang import. Semoga bisa membantu Anda dalam memilih printer DTG terbaik dan sesuai dengan yang Anda cari.

Sumber: http://sablonkaosandalas.com

Sejarah Printer DTG

Sablon kaos atau mencetak gambar pada kain, awalnya ditemukan di zaman Dinasti Song, China. Lalu diikuti Jepang dan negara Asia lainnya. Setelah itu, teknologi mencetak gambar pada kain atau sablon mulai dikenal di Eropa Barat di akhir abad 17. Setelah revolusi industri tahun 1800 an, teknik cetak baik kertas mau pun kain semakin berkembang. Teknik sablon dipatenkan pertama kali oleh Samuel Simon di Inggris tahun 1907. Pada mulanya, sablon dipakai untuk mencetak di kertas dinding, sutra, pencetakan seprei serta bahan kain lainnya yang berkualitas tinggi sampai sekarang pada tekstil dan pakaian jadi.

Saat ini perkembangan industri sablon di dunia sudah semakin maju dan berkembang. Khususnya pada industri print kaos. Alternatif membuat kaos sablon kini tidak hanya terbatas pada penggunakan sablon manual saja, namun juga sudah semakin maju dengan merambah ke dunia digital.

Bentuk paling awal dari sablon kaos digital adalah menggunakan teknik transfer paper. Secara sederhana teknik yang diterapkan pada sablon kaos digital dengan transfer paper adalah: mencetak gambar dengan menggunakan printer kertas biasa pada kertas khusus yang disebut transfer paper, dengan tinta khusus yang disebut tinta sublime. Setelah itu, gambar yang sudah di-print dipindahkan ke kaos dengan cara melakukan heat transfer. Heat transfer ini dilakukan menggunakan mesin hot press dimana kertas diletakkan diatas kaos lalu dipanaskan. Bentuk paling sederhana dari mesin hot press adalah setrika rumah tangga biasa. Setelah gambar menempel pada kaos, lalu transfer paper dilepaskan atau dipisahkan dari kaos tersebut dengan cara dikelupas.

Cara tersebut cukup rumit dan membutuhkan biaya besar, oleh karena itu teknologi terus berkembang mencari cara agar dapat mencetak langsung pada kaos, tanpa melalui transfer paper. Dari pemikiran tersebut, lahirlah printer DTG (Direct to garment). Semua perusahaan yang mengembangkan teknologi ini awalnya mengadopsi teknologi printer kertas. Tujuannya hanya satu: menggantikan kertas dengan kain. Beberapa perusahaan pelopor adalah ANAJET di Amerika, dan DTG Digital dengan produknya VIPER.  Dalam 10 tahun terakhir perkembangan DTG semakin cepat, dan semakin terjangkau harganya.

Di Indonesia, mesin-mesin DTG impor tersebut sangat jarang berada di pasaran, hal ini disebabkan karena tidak adanya distributor mesin tersebut serta harganya yang mahal dan service yang sulit didapat terkait dengan spare part dan pemeliharaan mesin. Namun demikian, banyak bermunculan printer-printer DTG buatan lokal. Biasanya printer ini merupakan modifikasi dari printer kertas yaitu EPSON yang diubah pada bagian dalamnya agar bisa mencetak pada kaos.

Perkembangan awal printer DTG lokal bisa dibilang cukup cepat. Dimulai dari sekitar tahun 2008, awalnya printer DTG lokal hanya bisa mencetak ukuran A4 dan tidak bisa mencetak pada kaos di warna gelap. Sekarang ini sudah banyak printer DTG lokal yang bisa mencetak sampai dengan ukuran A3_ dan bisa pada kaos warna apa saja. Harga printer pun semakin lama semakin bersaing sehingga cukup terjangkau. Karena harganya yang lebi murah dan service yang lebih mudah, printer DTG lokal lebih banyak dipakai oleh tukang sablon di Indonesia yang melayani cetak kaos satuan atau sablon kaos satuan. Demikian sekilas sejarah printer DTG dari awalnya sampai ke Indonesia.

Sumber: http://sablonkaosandalas.com