Arsip Tag: DTG impor

Perbandingan printer DTG lokal VS Import Untuk Sablon Kaos Satuan

DTG adalah sebuah teknologi baru dalam dunia printing yang dapat mencetak gambar atau sablon kaos satuan. Printer DTG ini sangat menjanjikan sebagai pilihan usaha di era modern saat ini. Indonesia sendiri masih cukup jarang yang menggunakan dan mempromosikannya. Hal ini dikarenakan harga yang cukup mahal apalagi bagi seorang pemula dalam dunia bisnis printing kaos. Para pelaku usaha sablon kaos atau cetak kaos pun masih sedikit yang memakai printer ini jika dibandingkan dengan sablon kaos manual.

Saat ini ada dua jenis printer DTG yang beredar di pasaran, yaitu DTG import seperti Anajet, Kiosk, dan Viper dari DTGDIGITAL, serta DTG lokal yang merupakan modifikasi dari printer EPSON.

Perbedaan yang lokal dan yang import

Letak perbedaan dari DTG lokal dengan versi import adalah :

System sirkuit

Pada printer DTG import, mempunyai panel tambahan yang didukung dengan kerja mesin yang bagus. Yakni mirip dengan mesin dengan sistem hidrolik, penggerak tatakan, tombol panel otomatis, sensor otomatis dan mempunyai software tertentu dengan tingkat sensor read serta personal sistemnya tidak biasa. Sistem sirkuit lokalnya mengikuti unit mesin yang asli namun telah dimodifikasi.

Body mesin

Sebagian besar untuk bodi mesin printer DTG import biasanya sudah sistem pabrikan. Sehingga antara unit satu dan lainnya memiliki tingkat presisi yang sama. Sedangkan untuk bodi mesin pada printer DTG lokal biasanya cenderung masih kualitas home industry. Ada yang memakai aluclat, besi plat sistem las, acrilick dan juga ada yang menggunakan multyplex. Masih dikerjakan dengan tangan namun pada printer DTG import telah dibuat oleh mesin pabrik.

Supply Tinta

Pada printer DTG import harus menggunakan cadtrige asli yang seharusnya tidak bisa di-isi ulang. Hal ini membuat biaya tinta jadi relative lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya printer DTG lokal.

Service dan spareparts

 Pada printer DTG import service dan sparepart lebih sulit didapatkan khususnya jika printer DTG kita sedang menghadapi masalah. Hal ini disebabkan oleh masih minimnya distributor resmi atau service center resmi dari printer DTG impor. Untuk printer DTG lokal, service dan sparepart lebih mudah karena berbasis printer kertas yang banyak beredar di pasaran.

Secara umum, prinsip dasar dari unit kerja mesin cetak kaos baik itu yang lokal maupun yang import sama saja. Namun bagi yang masih awam biasanya akan memilih printer DTG lokal karena harga yang dibandrol memang lebih murah. Sehingga secara bisnis bisa membuat modal cepat balik.  Saat ini sudah mulai banyak bengkel print di Indonesia yang memproduksi printer DTG seperti Hobby Print, Hygmatic, atau Bengkel Print.

Demikianlah beberapa hal mengenai printer DTG baik yang lokal maupun yang import. Semoga bisa membantu Anda dalam memilih printer DTG terbaik dan sesuai dengan yang Anda cari.

Sumber: http://sablonkaosandalas.com